About

Kelurahan Beji dan Desa Semin berada pada wilayah dengan kontur berbukit pada ketinggian 180 m di atas permukaan laut. Jenis tanah dominan adalah tanah laterit yang cenderung tidak subur. Kesulitan memperoleh air adalah permasalahan utama yang harus dihadapi oleh petani selama musim kemarau. Meski berada di daerah dengan kondisi alam yang kurang menguntungkan, warga kedua desa tersebut dengan bimbingan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mengupayakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Program Penganekaragaman dan Ketahanan Pangan (P2KP), warga desa mampu memanfaatkan lahan pekarangan untuk melakukan budidaya aneka buah dan sayur.Mulai dikembangkan sejak tahun 2010, produk buah naga di Desa Semin menjadi daya tarik bagi pengunjung yang mendatangi desa tersebut. Sedangkan di Kelurahan Beji dikembangkan budidaya jeruk pamelo dan pepaya California yang dijadikan sebagai komoditi unggulan.
Pengembangan wisata di desa diharapakan tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)namun juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, pembangunan, pendidikan, maupun budaya.Dari sisi edukasi masyarakat, BPP Ngasinan dikonsep sebagai pusat rujukan pertanian organik tingkat propinsi dengan fasilitas penunjang yang relevan dan memadai.Beberapa fasilitas pendukung wisata seperti jalan yang lebih memadai, gardu pandang dan gazebo semakin banyak dikembangkan untuk menjamu wisatawan yang datang berkunjung.
Selain potensi dari pertanian organik non-pangan, wilayah ini Beji –Semin dikonsep sebagai kawasan wisata alam dan edukasi.

Geografis
Wisata Organik Wonogiri terletak kawasan di Wilayah Kabupaten Wonogiri yang meliputi dua Desa dan Kelurahan. Berbatasan dengan Kecamatan Sidoharjo di sisi timur dan Tirtomoyo di Tenggara, Desa Semin terletak pada ketinggian xxx m di atas permukaan laut. Sedangkan Kelurahan Beji yang bertetangga, berbatasan dengan Desa Bulurejo, Desa Ngadipiro dan Kelurahan Kedungrejo pada Kecamatan Nguntoronadi. Kondisi wilayah ini sangat mendukung kedua daerah untuk dikemas dalam kawasan yang terintegrasi.

Akses
Kawasan Wisata Organik Wonogiri bisa diakses melalui dua jalur.
Dari arah Solo dari jalur utama Wonogiri – Pacitan , pengunjung bisa belok kiri pada pertigaan Sengon ke arah Ngadipiro. Pada titik pertigaan Sengon ini terpancang petunjuk papan bertuliskan ‘Kawasan Pertanian Organik’. Lalu belok kanan pada perempatan pertama, menempuh jalan beraspal kurang lebih 2 kilometer. Melalui jalur ini pengunjung perlu berhati-hati karena jalan yang ditempuh cenderuh menanjak terjal
Dari arah Kantor Kecamatan Nguntoronadi, sekitar 500 m ada papan penunjuk ‘Kawasan Pertanian Organik’ menuju ke arah kiri. Mengikuti jalan terus ke arah Beji. Perjalanan melalui jalur ini menempuh jarak sekira 3 kilometer. Jalur relatif landai dan pemandangan Waduk Gajah Mungkur akan terlihat di sisi kiri.

Wisata Organik Wonogiri

Kawasan Wisata Organik Wukirsari Wonogiri menawarkan berbagai pengalaman dalam berdialog dengan alam. Potensi ekonomi yang disajikan merupakan buah dari pengelolaan sumber daya yang senantiasa memperhatikan kesinambungan usaha dalam jangka panjang dan praktek pengolahan yang tidak merusak bahkan memperbaiki struktur di alam.
Lahan tandus di pebukitan dan kelangkaan persediaan air tidak menghalangi masyarakat Kelurahan Beji dan Desa Semin untuk mengemas pencapaian mereka sebagai Wisata Edutainment Organik.

  • Wisata Alam
    • Tracking

      Kawasan Wisata Organik Wonogiri menawarkan pengalaman berinteraksi dengan alam dan masyarakat pedesaan. Terdapat tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi, yang bisa ditempuh dengan moda kendaraan roda dua maupun roda empat. Tetapi beberapa lokasi menawarkan pengalaman menempuh perjalanan darat melalui jalur tracking. Rasa capek dalam perjalanan akan dibayar dengan pemandangan indah alamiah.

    • Gazebo BPP Ngasinan

      Terletak di sisi barat kawasan Wisata Organik Wukirsari, pengunjung bisa menikmati view Waduk Gajah Mungkur dari sisi timur. Pada waktu sore, keindahan sunset di atas bukit Gajah Mungkur juga bisa dinikmati sambil selfi menggunakan akses internet yang disediakan.

    • Gardu Pandang Watu Lumbung

      Sisi utara Desa Semin memberikan view hamparan ladang dan suasana pedesaan yang masih alami. Selain naik ke puncak Watu Lumbung, pengunjung bisa naik ke gardu pandang dan berfoto dengan view yang indah sekaligus menantang. Gardu pandang yang dibuat dari bambu memberikan kesan menyatu dengan alam, dan kesan natural.

  • Program Home-Stay

    Pengunjung keluarga maupun kelompok akan merasakan pengalaman menginap di Kawasan Wisata Organik Wonogiri selama satu malam. Kunjungan yang harus diatur sebelumnya ini, akan meliputi kegiatan:

    • Menikmati sajian lokal dari hasil pertanian dan perikanan organik;
    • Praktek pertanian organik seperti membuat pupuk atau pestisida organik;
    • Mengamati praktek pemanfaatan biogas;
    • Mempersiapkan media tanam dan menanam sayuran organik;
    • Sajian musik tradisional Gejug Lesung;
    • Tracking melalui jalur Wisata Alam.

 

 

  • Wisata Edutainment

    Program ini diperuntukkan bagi adik-adik TK untuk mendekatkan mereka dengan lingkungan dan gaya hidup organik. Pengunjung diajak untuk mengenal aktifitas pertanian organik berikut praktek menanam sayur dan mengenal ternak.

 

  • Produk Organik Segar
    • Beras Organik

      Beras organik dipilih sebagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomis dan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Secara turun temurun petani memiliki kecenderungan untuk menanam padi varietas terbaik untuk dikonsumsi sendiri, dan sisa kebutuhan konsumsi akan dijual untuk biaya kebutuhan lain.

    • Buah Naga Organik
    • Pepaya California
    • Jeruk Pamelo Organik
    • Sayur Organik

 

  • Produk Organik Olahan

    Produk Organik Olahan merupakan produk-produk makanan atau minuman yang diolah dari hasil-hasil pertanian yang dikembangkan di Kawasan Wisata Organik Wukirsari.

    • Teh Celup Bunga Rosela
    • Keripik Bayam
    • Ceriping
    • Loncin
    • Opak